SHARE

Tata surya di alam semesta ini memang sangat banyak menyimpan misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang. Terutama tentang bagaimana keadaan diluar sana dan juga apakah ada kehidupan di luar angkasa.

Ilmuan dari NASA sekarang sedang gencar – gencarnya melakukan penelitian tentang planet lain yang ada di luar angkasa. Tidak diketahui sebab atau tujuan mereka meneliti planet lain apakah mereka mempunyai menginginkan sesuatu dari penilitian ini.

Kalau menurut masyarakat secara umum penelitian tersebuut biasanya untuk mengetahui apakah ada kehidupan lain selain dibumi. Atau bisa saja mencari kemungkinan adanya planet lain yang bisa di huni atau di tempati manusia.

Namun dalam penelitian tersebut di temukan banyak fakta yang mengejutkan di tatasurya. Berikut adalah 5 fakta yang di temukan oleh ilmuan di tatasurya.

Planet Merkurius Bukan Planet Terpanas Di Tata Surya

Merkurius adalah planet yang letaknya sangat dekat dengan matahari. Dalam urutan tata surya merkurius adalah planet nomor satu kemudian dilanjutkan dengan venus setelah itu bumi.

planet merkurius

Bayangkan saja jika bumi saat siang hari terasa sangat panas padahal bumi berada di urutan nomor 3. Sedangkan merkurius berada diurutan pertama apakah panasnya bisa melebihi panas di bumi.

Namun Setelah penelitian di lakukan ditemukan bahwa planet terpanas adalah venus. Hal ini dikarenakan atmosfir yang terdapat pada venus 100 kali lebih tebal dari atmosfir bumi. Sehingga panas dari matahari atau cahaya dari bumi tidak bisa terpantul kembali keluar angkasa.

Yang menyebabkan panas yang tersimpan didalam venus tersebut tidak bisa keluar yang akan menimbulkan panas yang berkelanjutan. Sedangkan merkurius tidak memiliki atmosfir sehingga pantulan dari cahaya matahari sebagian besar ke luar angkasa.

Pluto Hanya Sebesar Benua Australia

Planet Pluto Tidak Lebih Besar Dari Australia

Mungkin ini sebabnya pluto di kategorikan bintang bukan lagi planet karena besarnya lebih kecil dari pada benua australia. Benua Australia memilikilebar kurang lebih 4000 km dan pluto 2370 km. Ukuran tersebut menjadikan pluto tergeser dari statusnya dari planet menjadi bintang.

Malahan ukurannya lebih kecil dari bulan yang memiliki lebar sekitar 3470 km. Pantas saja para ilmuan menjulukinya planet kerdil karena ukurannya lebih kecil dari bulan.

Planet Venus Lebih Mirip Bumi Dibanding Mars

Dari gambar yang ditangkap oleh satelit Nasa bahwa venus memiliki kemiripan dengan bumi. Hal ini dibuktikan dengan diameternya yang tidak jauh berbeda Venus 12.100 km sedangkan bumi kurang lebih 12741 km.

tata surya

Komposisinya juga sangat mirip yaitu keduanya memiliki inti logam yang dikelilingi oleh selimut batuan silika dan terlapisi dengan kerak tipis. Perbedaannya terletak pada medan magnet dan juga pergerakan lempeng yang berfungsi untuk melepaskan panas dari dalam planet. Sedangkan planet venus tidak memiliki keduanya yang menyebabkan suhu panas yang berlebih di planet tersebut.

Gunung Tertinggi Alam Semesta Ada Di Planet Mars

Jika di bumi gunung tertinggi adalah Mount Everest sedangkan dialam semsta atau tata surya berada di planet mars. Gunung ini bernama Olympus Mons yang memeiliki ketinggian sekitar 21.717 meter.

Olympus mons

Sedangkan gunung Everest di bumi hanya memiliki ketinggian 8.848 meter saja. Berarti gunung dimars tersebut 3 kali lebih besar dan tinggi dari gunung everest.

Padahal saat mendaki gunung mount everest ini bisa membutuhkan waktu berhari – hari. Bagai mana jika mendaki gunung tertinggi di tata surya.

Walaupun belum ada yang mendaki di mars namun dengan perhitungan yang di teliti oleh ilmuan Nasa. Pastinya dengan menggunakan peralatan canggih tentu saja akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi pastinya.

Planet Jupiter Adalah Vacum Cleaner Tata Surya

Kenapa bisa dikatakan planet jupiter sebagai vacum cleaner. Hal ini di karenakan besarnya planet tersebut yang bisa menarik komet dan meteor. Dengan besarnya planet tersebut tentu saja dampak dari gravitasinya akan lebih besar.

Tata surya

Yang mampu mengambil benda antariksa asing yang seharusnya menuju kebumi namun di serap oleh planet jupiter. Menurut ilmuan antariksa jika planet jupiter tidak ada maka sekitar 10.000 lebih komet atau meteor yang akan jatuh ke bumi.

hal ini akan sangat berbahaya jika benda asing tersebut terlalu banyak yang tertarik oleh gaya gravitasi bumi. Yang bisa menyebabkan hancurnya bumi secara berkala atau secara langsung jika jupiter tidak ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here