SHARE

Lambang OSIS bagi sebagian orang tidaklah asing karena bagi mereka yang masih atau telah lulus sekolah SMP atau SMA pasti pernah melihat dan menggunakan atribut lambang OSIS ini, biasanya logo ini tercantum di saku baju seragam anak-anak sekolah.

Selain itu dibanyak sekolah juga ada Paskibraka yang biasa dilakukan ketika SMA dan diperlombakan diberbagai kota, hal ini tidaklah asing bagi kita yang sudah mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah Indonesia.

Namun apakah kalian tahu siapa sebenarnya yang menciptakan lambang OSIS dan gerakan paskibraka tersebut?

Pencipta Lambang OSIS dan Paskibraka

lambang osisPencipta lambang OSIS dan Paskibraka yang kita kenal dan selalu kita pakai diseragam sekolah kita saat masih pelajar dulu adalah seorang yang lahir di Kuningan Jawa Barat pada 20 Juli 1933, dia bernama H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT yang terkenal dengan bakat seni sejak kecil.

Lambang OSIS ini ia ciptakan dengan makna dan arti yang sebenarnya tentang pelajar Indonesia, namun sebelum itu kita patut mengetahui sejarah dan profil lengkap sang pencipta logo OSIS ini.

Biografi Pencipta Lambang Osis dan Paskibraka

H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT lahir di Kuningan Jawa Barat pada tanggal 20 Juli 1933 dan sekolah di SMP purwakarta, mengenyam pendidikan di SMA Jakarta dan melanjutkan ke ITB pada 9 April 1960 dan memilih pendidikan seni rupa sesuai bakat yang telah punyai dari waktu kecil.

Setelah lulus dari ITB ia membangun karir di Balai Penelitian Tekstil pada tahun 1960 hingga 1964, kemudian pada tanggal 1 Februari 1965 ia menjabat sebagai Biro Menteri Perindustrian dan Kerajian.

Kemudian pada tanggal 1 Desember 1967 ia pindah kerja ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) yang mulai membentuk Paskibraka pada saat itu bersama dengan Husein Mutahar.

Pada saat itu pasukan yang biasa disebut Pasukan Pengerek Bendera Pusaka itu mulai dibentuk pada tahun 1966 dan disingkat dengan nama PASKIBRAKA. Idik juga menciptakan seragam khusus untuk anggota Paskibraka, lambang Korps, Lambang Anggota serta Pengukuhan Lencana Merah Putih Garuda.

Kemudian pada 24 November 1979 ia diangakt ke Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai Direktur Pembinaan Kesiswaan hingga pada tanggal 15 November 1983, pada masa itulah dengan bekal pendidikan seni rupa dan bakat seni yang ia bawa, Idik berhasil menciptakan seragam SD, SMP, dan SMA dan juga lambang OSIS yang kita kenal hingga sekarang ini. Idik wajat pada tanggal 4 April 2013 karena serangan stroke.

Arti Lambang OSIS

lambang osis

Mungkin sebagian diantara kita mulai berfikir apa sebenarnya arti dari lambang OSIS yang kita kenal selama ini? jika kita lihat lambang OSIS tersebut terbentuk dari beberapa bidang mulai dari bunga, buku, kunci, tangan, pelangi, berikut arti lambang OSIS yang sebenarnya.

Bunga

Bunga dengan lima sudut dan lima kelopak daun bunga menggambarkan generasi muda Indoneisa, generasi muda yang merupakan bunga harapan bangsa yang akan mekar pada waktunya, bintang sudut lima memiliki arti kemurnian jiwa seorang siswa agar selalu berupaya untuk menjadi warga negara yang baik dan berguna, bintang lima memiliki arti abdi, adab, ajar, aktif dan amal.

Buku

Buku yang terbuka arti sebenarnya adalah seorang siswa wajib menuntut ilmu untuk menyumbang dalam pembangunan bangsa.

Kunci

Ilmu pengetahuan dan kerja keras siswa Indonesia meningkatkan kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasih orang lain sehingga siswa menjadi mandiri, kunci pas ini memiliki arti kemampuan siswa tersebut mampu membuka semua masalah dari segala kesulitan.

Tangan

Tangan terbuka menggambarkan siswa yang selalu siap untuk menolong orang lain baik sesama siswa, masyarakat dengan mental dan sikap yang lebih bertanggung jawab.

Biduk

Biduk atau biasa diartikan sebagai perahu yang digunakan untuk mengarungi samudra kehidupan untuk menuju cita-cita yang diinginkan.

Pelangi Merah Putih

Berbeda-beda tetap satu tujuan nasional dengan hidup bersama masyarakat adil dan makmur sesuai pedoman Pancasila yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didasari dengan material maupun spiritual.

Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas

Menggambarkan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia yaitu 17 Agustus 1945, kemerdekaan yang harus diingat oleh siswa siswi Indonesia bagaimana perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

Warna Kuning

Warna kuning sebagai latar dari lambang OSIS ini adalah sebagai lambang sebuah kehormatan apabila siswa Indonesia diberi kehormatan untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi sesama manusia.

Warna Coklat

Warna coklat dalam lambang OSIS memiliki arti sifat dewasa dan rela berkorban untuk tanah air Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here