SHARE

Stonehenge merupakan sebuah tempat bersejarah penuh misteri yang terletak sekitar 13 kilometer barat laut Salisbury, Wiltshire, Inggris, misteri Stonehenge sendiri merupakan sebuah bangunan yang dibangun pada jaman perunggu dan neolitikum, dibangun dari tumpukan batu besar melingkar, bangunan ini sudah diteliti sejak jaman dahulu.

Sejarah Stonehenge

Sejarah stonehenge berawal dari nama bangunan itu sendiri, stone berarti batu dan henge merupakan lingkaran, banyak penelitian dan perbedaan akan usia dari bangunan ini, kebanyakan arkeolog menyimpulkan jika bangunan ini didirikan antara 3000 SM sampai 2000 SM.

Terdapat bukti pembangunan dari stonehenge yang ditemukan di sekitar bangunan tersebut, pembangunannya memerlukan waktu sekitar 1.500 tahun yang dilakukan secara terus menerus dalam kurun waktu tersebut.

misteri stonehengeBangunann ini sempat menjadi perdebatan para ilmuan, bagaimana pada zaman dahulu manusia membuat tumpukan batu besar tersebut dan untuk apa? Hal ini menjadi misteri stonehenge yang banyak di perbincangkan.(wikipedia)

Misteri Stonehenge Yang Banyak Diperdebatkan

Misteri Stonehenge bermunculan seiring berbagai pendapat akan asal dari batu bangunan tersebut, karena bahan dari bagunan tersebut yaitu batu besar tidak berasal dari daerah tersebut, terus bagaimana mereka dapat mengangkutnya hingga sampai ke tempat tersebut?

Asal Batu Stonehenge

Baru-baru ini penelitian mengungkapkan asal muasal dari batu tersebut, penemuan batu yang sama ada di Wales bernama Preseli Hills, hal ini diteliti berdasarkan komponen terkecil dari batu tersebut yang sering disebut bluestone (liputan6.com)

Proses Pemindahan Batu

Namun pertanyaan lain yang masih menjadi misteri adalah bagaimana masyarakat memindahkan batu tersebut sampai ke tempat sekarang, penelitian dahulu menyebutkan jika batu tersebut diangkut menggunakan rakit melalui kanal bristol, namun penelitian ini terbantahkan sejak ditemukan asal usul batu tersebut ternyata dari Preseli Hills.

pemindahan batu stonehenge

Pernah pada tahun 2001 dilakukan penelitian arkeologi yang mencoba memindahkan batu dari kota asalnya ke tempat yang sekarang melalui jalur darat dan laut, alhasil saat dimasukan kedalam kapal, kapal tersebut tenggelam di Selat Bristol. (Wikipedia)

Penelitian terakhir yang ditemukan adalah bentuk dari susunan batu stonehenge, para peneliti masih bertanya apakah dulunya susunan bangunan tersebut membentuk pola lingkaran penuh atau memang setengah lingkaran?

Susunan Bangunan

Penelitian ini terpecahkan karena pada saat musim kering, mereka (tim peneliti) tidak sengaja menemukan jejak batu raksasa di sekitar batu stonehenge, jejak tersebut tidak ditumbuhi rerumputan dalam waktu yang lama dan membentuk pola, para tim peneliti menyebutkan jika tanah yang tertimbun batu dalam waktu lama akan berakibat seperti itu. (merdeka)

Proses Pembangunan

pembangunan stonehenge

Cara pembangunan dari Stonehenge juga menuai perdebatan, bagaimana cara orang jaman dahulu menegakan batu begitu besar sehingga tersusun sempurna membentuk hampir lingkaran.

Dalam teori terbaru menyatakan jika dalam pembangunannya secara tradisional dibutuhkan orang untuk menariknya dengan tali dan untuk batu di atasnya menggunakan tumpukan kayu dan dinaikan ke atas.(wikipedia)

Walau teori di atas belum terbukti secara kebenarannya namun bagaimana cara menyusun batu tersebut oleh orang jaman dahulu masih menjadi misteri tersembunyi sampai saat ini.

Mitos Batu Stonehenge yang Berkembang di Masyarakat Sekitar

Di sekitar komplek bangunan Stonehenge terdapat sebuah batu dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai Batu Tumit (The Heel Stone), batu tumit ini memiliki cerita dan mitos tersendiri bagi masyarakat di daerah tersebut.

Batu tumit atau biasa dikenal Friar’s Heel, memiliki cerita jika batu ini lebih tua dari pada bangunan stonehenge yang ada, masyarakat percaya jika batu ini dulunya dibawa oleh jin dan akhirnya jatuh satu di sungai Avon, kemudian ia berkata “Tidak seorang pun akan tahu bagaimana batu ini dibawa ke sini!”, kemudian ada pendeta yang menjawab dengan “itu yang kau pikirkan”, kemudian setan tersebut melemparkan batu tersebut ke pendeta mengenai tumit dan menancap di tempat tersebut hingga saat ini.

Fungsi dan Kegunaan dari Stonehenge

Menurut penelitian oleh William Stukeley yang menyatakan bahwa bangunan stonehenge dibangun oleh kaum Druid, ia melakukan penelitian berdasarkan susunan batu dari bangunan tersebut dan dapat menyimpulkan jika bangunan itu untuk kepentingan astronomi.

Beberapa penelitian lain juga menyebutkan jika pembangunan stonehenge merupakan sebuah observatorium kuno, untuk memprediksi gerhana, matahari dan astronomi lainnya.

Pada tahun 2002 muncul pendapat baru jika tempat ini bertujuan untuk menyatukan warga dengan adat yang berbeda di Kepulauan Inggris, teori ini menyatakan jika dalam proses pembangunannya memerlukan banyak pekerja dan dengan peralatan tradisional. (wikipedia)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here