Salah satu orang terkaya di Asia berasal dari Hongkong Li Ka-Shing membeberkan rumus cara mengelola keuangan agar cepat kaya, mungkin diantara kita sering bertanya, mengapa penghasilan kita habis sebelum tanggal tua, Li Ka-Shing menerapkan prinsip ini ternyata sejak masih muda dimana pengasilanya masih sedikit, lalu bagaimana ia bisa mendapatkan penghasilan hingga menjadi salah satu orang terkaya di Asia? Ternyata ia membagi penghasilannya menjadi beberapa bagian.

Tiga Puluh Persen Dari Total Pengasilan Untuk Kebutuhan

Li Ka-Shing menerapkan prinsip hidup berhemat walau penghasilannya pada saat itu dikatakan sudah cukup, untuk kebutuhan ia hanya mengeluarkan 30 persen dari penghasilan perbulannya, untuk makan, sandang, dan yang lain, hiduplah seperti disaat kita semua menjadi pelajar yang hidup di kos, dimana uang 5 ribu sangatlah berarti bagi kita.

Sepuluh Persen Untuk Kegiatan Sosial

Bagian dari gaji bulanan anda juga harus untuk sosial, salah satu contohnya adalah mentraktir teman, mungkin yang kita pikirkan buat apa kita mentraktir teman, ternyata Li Ka-Shing menerapkan hal ini untuk menarik teman sebanyak mungkin, ia menyebutkan betapa hebatnya kekuatan jaringan dalam sebuah bisnis, dengan anda mentraktir teman anda, maka banyak diantara teman-teman yang senang dengan anda, jika suatu saat anda menjadi karyawan sedangkan anda ingin memiliki sebuah usaha anda bisa memilih teman anda yang anda percayai dengan mudah.

Kegiatan sosial juga meliputi kegiatan silaturahim dengan kerabat, teman, keluarga. Bisa juga anda pergunakan untuk membelikan hadiah seseorang dan juga membantu orang lain dalam bentuk non-materi.

Lima Belas Persen Untuk Pengetahuan

“Janganlah takut anda miskin jika anda kaya akan ilmu dan kreatifitas ” Li Ka-Shing

Ilmu pengetahuan sangatlah penting untuk perkembangan pribadi, mulai dari perkembangan karir, perkembangan bisnis pribadi, maupun hal yang menjadi tumpuan cita-cita atau tujuan anda. Jika anda seorang progamer maka belilah buku tentang IT untuk menambah ilmu anda, jika ada seorang peternak belilah buku tentang ilmu peternakan, mungkin juga kita bisa menambah ilmu dengan mengikuti seminar dengan pembicara dibidangnya dan masih banyak lagi cara untuk menambah ilmu. Menurut Li Ka-Shing, jadilah orang bodoh yang selalu haus akan ilmu pengetahuan.

Sepuluh Persen Untuk Petualangan

Tuhan menciptakan keindahan di dunia untuk kita nikmati, selepas penat keseharian berbisnis maupun bekerja kita juga perlu penyegaran pikiran dengan berwisata, menikmati keindahan alam, pemandangan, berpetualang yang membuat kita menjadi segar dan mendapatkan wawasan baru untuk menjadi penyemangat dalam bisnis.

Tiga Puluh Persen Untuk Investasi

Jangan lupa 30 persen dari penghasilan anda untuk investasi, jika anda seorang wirausaha, investasikan uang anda didalam tabungan, asuransi, maupun membuka usaha lain dengan modal sedikit yang dapat mengembangkan 30 persen dari penghasilan anda tersebut, dan jika anda seorang karyawan, anda bisa memanfaatkannya dengan membuka usaha lain untuk istri anda, ataupun dengan investasi saham maupun emas, dan masih banyak lagi investasi yang dapat kita peroleh.

Lima Persen Untuk Sedekah

Ada sebuah keajaiban dari sedekah, ketika salah satu orang terkaya di dunia Bill Gates berencana menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk mereka yang tidak mampu melalui beberapa bentuk bantuan, ternyata kekayaan Bill Gates tidak semakin berkurang namun meningkat pesat. Hal ini juga dirasakan oleh semua orang yang mereka memberikan sebagian hartanya untuk orang kurang mampu. Dalam agama pun menganjurkan kita untuk bersedekah, mungkin ini sebuah rahasia Tuhan tentang bersedekah. Jadi segeralah bersedekah.

Anda bisa mengembangkan besarnya nominal di atasĀ anda sesuai dengan peningkatan kebutuhan dan kondisi yang sedang anda alami pada saat itu, contoh manajemen di atas hanya sebuah bagian kecil yang dicontohkan oleh Li Ka-Shing.